Berang-Berang Yang Tak Mau Mengalah

berang-berang dan serigala
Dahulu ada seekor srigala yang tinggal bersama betinanya. Suatu hari sang betina berkata," Sayangku, hari ini aku kepingin makan siang dengan ikan. Mengapa kau tidak pergi ke sungai untuk menangkap beberapa ekor.?"

"Baiklah, sayangku. Setelah joran kailku selesai aku akan segera berangkat," jawab srigala jantan.

Sang Srigala duduk ditepi sungai dengan joran kailnya menunggu sampai beberapa lama. Tetapi ia tak dapat menangkap seekor ikan pun. " Apa yang harus kulakukan sekarang?" Istriku akan sangat marah padaku."

Kemudian ia melihat dua ekor berang-berang sedang berenang-renang dalam air. Tiba-tiba keduanya menyelam dalam air dan muncul kembali dengan seekor ikan ikan besar. Mereka menariknya ke tepian sungai.

"Aku ingin bagian yang lebih besar, karena aku yang lebih dulu melihatnya," kata berang-berang yang pertama.

"Aku yang menangkapnya. Jadi aku yang patut mendapat bagian yang lebih besar," kata berang-berang yang kedua dengan marah.

Keduanya mulai bertengkar. Sang srigala duduk agak menjauh menyaksikan keduanya berkelahi.

"Betapa bodohnya kedua berang-berang ini! Sekarang aku kesempatanku mendapatkan seekor ikan untuk betinaku," pikir si srigala.

Ia mendekati kedua binatang itu." Mengapa kalian berdua bertengkar? Barangkali aku dapat membantumu?"

"Oh ya" jawab berang-berang itu bersamaan. "Kami berdua telah menangkap ikan ini bersama-sama dan kami tak tahu bagaimana membaginya."

"Aku ingin bagian yang lebih besar," kata berang-berang kedua, dan mereka mulai bertengkar.

"Kalian berdua, berhentilah berkelahi," kata si srigala. Bila kalian mau, aku akan membagi ikan ini untuk kalian berdua supaya adil."

"Benarkah demikian wahai srigala?" kata berang-berang dengan penuh semangat. "Anda sangat baik hati."

"Sekarang, beri aku pisau yang tajam," kata srigala licik tersebut. Ia mengambil pisau dan memotong kepala ikan itu.

"Ini bagianmu," ia berkata pada berang-berang pertama.

Ia kemudian memotong bagian ekor ikan itu," dan ini bagian ikanmu," katanya pada berang-berang kedua.

Kemudian sang srigala sendiri mendapatkan bagian ikan yang terbaik dan tergemuk.

"Potongan ini adalah upahku atas pemecahan masalah kalian," sambil berkata demikian sang srigala berlari pulang sebelum berang-berang itu mengejarnya.

"Betapa bodohnya kita ini!" kata berang-berang pertama.

"Kita kehilangan makan siang kita yang lezat karena masing-masing dari kita tak mau mengalah," kata berang-berang yang kedua.

Kedua berang-berang itu pulang kembali dengan wajah agak murung, tetapi mereka telah mendapat pengalaman berharga agar tidak selalu mementingkan diri sendiri. 

Sumber: Buku 30 Dongeng Sebelum Tidur Untuk Anak Muslim
Penyusun: KidhHidayat, MB. Rahimsyah
Diterbitkan oleh: Mitra Ummat Surabaya

0 Response to "Berang-Berang Yang Tak Mau Mengalah"

Post a Comment